Welome abroad.!!!
Thursday, April 30, 2009
end of journey
Welome abroad.!!!
The city of Bangkok
Hotel kami bernama Trang Hotel. Booking dari internet, dan untuk 2 malam kami membayar 3250 bath (including extra bed and breakfast). Tapi hotel yang di phuket jauhhhhhhh lebih bagus dari pd hotel ini. Hotel ini bintang tiga dan terletak di pusat kota Bangkok, tapi…daerah tempat kita menginap itu loh yang tidak begitu bagus, agak suram dan gelap. Dari tempat kami menginap, agak susah kalau mau jalan kaki ke tempat2 keramaian, karena tempatnya yg bagaikan ada di bawah bay pass dan jauh dari station BTS atau MRT. Malam pertama kami di Bangkok, kami memilih untuk naik taksi ke Khaosan road. Argo taksi di mulai dari 35 bath, dan dari hotel ke khaosan road cuman sekitar 50bath-an. Deket sih cuman 10 menit naik taksi.
Pas di khaosan road kita booking tour ke floating market. Karena letaknya jauh, jadi kita pikir it’s better for us to take a tour. Tour ke floating market untuk satu orangnya sebesar 300 bath, only half day trip. Kita berangkat pagi dan di jemput di hotel jam 7. satu tour ada beberapa orang, dan salah satunya kita ketemu orang menado. Astaga. Jauh2 ketemunya orang menado, kita ini sebenernya lagi ke bunaken apa ke floating market sih??
Perjalanan ke floating market, lumayan agak jauh kira2 satu jam-an naik mobil, letaknya sedikit keluar dari kota Bangkok. Sampai disana, kami disediakan perahu tradisional, yang di bawa oleh dua orang ibu2. dan di central of floating market, banyak yang jualan dari makanan, souvenir, sampai buah2an. Kita cobain makan mangganya sana for 20 bath. Dan rasanya…manisssss!!!.
Selesai dari floating market, siang hari kami di turunkan di tempat travel-nya dan dari situ kita langsung melanjutkan ke market to market selanjutnya. Kali ini kita naik taksi ke chatucak market. Pasar ini hanya buka pas weekend aja, dan jam bukanya cuman dari jam8 pagi - 6 sore. Taksi for 100 bath plus macet. Ya ampunn…di sana itu barang2nya lucu lucu bangetttt. Bagus2 banget. aturan gue bawa duit lebih banyak..tapi apa daya. Kepengen ini itu tapi budget terbatas…PRETT!! Dan yang pasti di sana murah2 banget. kaos, baju2 banyak di jual seharga 100-150 bath dan bukan yang ecek2…emang beneran bagus ko barangnya. Dress seharga 200-300 bath, tas dari harga 150-3000 bath juga ada. Pokonya..emang surga belanja banget dech. Dan kita menghabiskan waktu hampir 4jam disana. Sampai lupa makan siang. Pulang2 bawa kantong plastic gelondongan banyak banget. hehehheh. But mostly is for oyeh2. for me…wuaaaaa…..!!!! asli..kayanya next time gue kesini lagi, pengen mengkhususkan buat shopping doank. Personally gue juga bukan penggila belanja, tapi liat barang2 lucu2 dan murah…off course I just cant take my eyes from those cute dresses, lovely shoes, cool tshirt and a decent hand bags. Those stuffs…never broke my heart before. Hahahah. unlike any other living creature. hahahhaah
Better together-Jack Johnson at suan lum night bazaar
Just like I said earlier, hari kedua kami di Bangkok, di habiskan from market to market. Selesai dari chatucak, malamnya kami sepakat untuk ketemuan sama brina. Brina ini adalah temennya sepupu gue. Kita ketemuan di mall yang katanya paling ok di Bangkok, yaitu siam paragon. Tapi ternyata biasa aja ah..jauh lebih bagus pacific place malah. Akhirnya kita ketemu sama brina plus kedua temannya dinda dan nurul. Mereka adalah orang Indonesia yang kuliah di Bangkok. Malam itu kami pergi ke suan lum night bazzar, mencoba mengunakan BTS dan MRT nya Bangkok. Sedikit membingungkan arah2nya, dibandingkan London underground yang menurut gw paling jelas. Kira2 tiga puluh menit kita sampai di suan lum night bazaar, and ready for another shopping. Barangnya juga lucu2 dan murah. Tidak seramai chatcutak. Jadi mau belanja juga enak, ga desek2an. Night market ini tutup jam 12 malam. Sebelum kami pulang, kami sempet duduk2 sebentar sambil minum karena capek, masih dalam area yang sama, di outdoor food court yang mirip kaya kemang food fest. Untuk yang pertama kali gw denger lagunya Jack Johnson better together play in public. Especially di Thailand, yang musiknya cenderung musik2 lokal dengan bahasa *apa seh* yg ga gue ngerti sama sekali. Eh akhirnya gw denger juga lagu yang cocok dengan telinga gw…dan ga nanggung2 jack Johnson better together pula. Ahhhhh chenang-nya. gue pesen leci shake, dan itu enak bangett..seger!!
Not forgetting, this is our last night in bangkok, exactly last night in Thailand.

Our last Day.
Pesawat kami berangkat malam jam 8:15 waktu Bangkok. Jadi kita masih punya setengah hari untuk liat2 temple-temlple yang ada di Bangkok. Salah satunya, a must have visit di Bangkok is Grand Palace. Naik taksi for around 80 bath dari hotel ke Grand Palace. Untuk masuk ke sana kita wajib bayar 350 bath / person and you must be in a well proper dress. Maksudnya, ga boleh pake tank top2-an , harus yang berlengan dan no short apa lagi mini skirt. No sandal too. Jadi harus pake sepatu yang tertutup. Alhasil…jadinya kita kepanasan. Di grand palace cuman jadi tempat foto2 buat kita, ga ada lagi selain poto2. dari situ kita ke wat pho (50 bath) to see the reclining Buddha dan wat arun – 30 bath (lebih dikenal dengan sebutan the temple of dawn). Untuk mencapai ke wat arun kita harus nyebrang sungai (chao praya river) naik long tail boat, that’s what they call it for 3 bath one way per person. Sebelum kita ke wat pho yang masih ada di lokasi yang sama dengan grand palace, kita di sarankan sama orang dari tourist information board *gadungan* yang nemu di jalan, buat keliling naik tuk tuk untuk liat temple2 yang lain di Bangkok. Keliling naik tuk2 cuman 40 bath, tapiiii nyebeliinnya, tuk-tuk disana suka bawain turis ke tempat yg aneh-aneh. misalnya kita di bawa ke jewelry shop, diamond factory..buat apa coba. Karena kalau mereka bisa membawa orang ke toko tersebut, si supir tuk-tuknyanya dapet voucher buat gasoline mereka. Brengsek juga yak. Selesai sudah temple visit kami, next destination is back to hotel, and home.
Kesialan terakhir: koper gw hampir mau meledak karena kepenuhan dan pas cek in jadi 13 kg, yang tadinya pas berangkat cuman 7 kilo an. Naik taksi ke airport yang ternyata ga mau pake argo akhirnya kta harus bayar 500 bath (including bayar toll) plus supir yg brengsek pisan!! Di tambah hujan dan macet waktu itu. Tapi untung tidak telat.
Air Asia / Bangkok – Jakarta / 20:15 / BOARDING
(mulai bertemu dengan orang2 *banci update status di facebook yang sok mobile dan sok penting* yang ga bisa lepas dari blackberry nya)
Wednesday, April 29, 2009
i heart..phi phi island
Exploring phi phi island
Puncak dari segala acara yg ada adalah ke phi phi island. Dan jam 7.30 kami sudah dijemput dengan mini van beserta peserta tour lainnya. Kita dapet tour yg entah kenapa semuanya bule. Lalu menuju ke dermaga untuk memulai explorasi phi phi island. Udara saat itu sayangnya kurang begitu bersahabat. Sedikit gerimis, jadi kita harus nunggu sebentar sama berhenti atau paling ga reda-an dikit. Untuk dapat sampai ke maya bay (tempat syuuting film the beach-nya mas Leonardo) sangat tergantung sama keadaan anginnya. Kalau kya begini bisa jadi kita ga nyampe ke maya bay, alasannya untuk keselamatan. Tapi begitu ujannya sudah lumayan reda, dan tampak sedikit sinar matahari dari kejauhan, maka speed boat kami berangkat. Perjalanan ke Maya Bay dari dermaga di tempuh selama 45 menit-an. Dan akhirnya setlah 45 menit, kami melihat Maya Bay. Jernih, biru, sedikit kehijauhan, gorgeous!! Kita di kasih waktu untuk menikmati Maya Bay selama 30 menit, mau berenang boleh, liat2 juga boleh, sekedar duduk-duduk juga boleh. Sayang aja kalau menurut gue Maya Bay uda terlalu banyak orang. Terlalu rame, secara uda commercil banget kan. Dan waktu yang di kasih sama tournya cuman sebentar ga berasa kita sudah harus naik ke boat kami. Tapi semuanya tidak mengurangi keindahan Maya Bay, and me…loving it!! Setelah itu kami menuju ke Viking cave and monkey beach, masih di seputar wilayah island yang sama. Kita di kasih kesempatan buat snorkeling, kasih makan monyet pake semangka, foto2 juga boleh, di boat aja juga terserah. Dan selanjutnya karena waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang, maka kita lanjut ke phi phi don untuk makan siang dan selesai makan siang waktu bebas untuk menikmati indah nya phi phi don. Oh ya Phi Phi island itu ada dua bagian, satu yang di sebut Phi phi don dan satu lagi phi phi ley. Phi phi don adalah pulau yang sudah berpenghuni. Di situ ada resort, restaurant juga. Sementara phi phi ley, adalah pulau yang tidak berpenghuni, nah maya bay itu adanya di phi phi ley.
Selesai kami dari makan siang, our next island destination is Khai Island. Letaknya 45 menit dari phi phi don. Khai Island itu pulau kecil tidak seramai di phi phi tapi lumayan banyak turis juga yang berdatangan. Kita sewa beach seat untuk 3 orang, 20 bath / seat dan relax, enjoying the sun, with a warm blue see and a soft silky sand, listening to Jack Johnson, think nothing do nothing, just relax !!! what a bliss. Peringatan: jangan beli ice cream yang di jual di pulau tersebut. Karena mereka jual dengan harga yang mahal, begitu kata tour guidenya. Yeahhh…right…gue uda terlanjunr beli ice cream walls seharga 100 bath, almost Rp 35.000 (anjroot). Telat lo kasih taunya.
Satu setengah jam di Khai Island ga kerasa, dan akhirnya kita harus kembali ke phuket. Kali ini kami kembali ke Rassada Pier. Dermaga yang berbeda dari awal kita berangkat. Sang supir sudah menunggu kami dengan van-nya siap mengantarkan kami kembali ke hotel masing-masing. Huuuu…rasanya capek, melelahkan, but pleasurable. So.... so love it
Malam ke dua di patong, phuket. Kami memulai dengan having a Thai Massage. Me..personally ga terlalu suka di pijat. Geli !! tapi karena badan juga mendukung untuk di pijat, jadi yaa sekalian kita cobain pijat ala Thailand. For me…foot massage only. Untuk satu jam Thai Massage di hargai sekitar 200-300 bath. Setelah kami seger abis dipijit kami langsung mencari tempat makan untuk makan malam. Ini malam terakhir kami di Phuket. Pilihan kami jatuh pada salah satu restaurant seafood Savoey. Ternyata isinya lagi2 bule semua, dan kami habis 2000 bath makan disini. Hahaha…astaga sok kaya banget yak!!! Soal rasa ga usah di tanya..gw lebih suka seafood Indonesia, ini rasanya tasteless. Lalu kami pergi menelusuri yang namanya Bangla Road. Jalan ini kalau malam ditutup untuk mobil, dan hanya khusus pejalan kaki. Di sepanjang Bangla Road, banyak terdapat bar, diskotik, tempat makan, sexy dancer and off course lady boy. Tapi kalau mau foto sama mereka lo harus kasih tip. Gw ga tau how much exactly, tp mungkin sekitar 100 bath-an. Kita waktu itu juga ga berani nanya..hehehehe!! merasa cukup dengan jalan2 di sekitar pusat keramaian patong, bangle road dan sekitarnya, kami pun mengakhiri malam kami.kembali ke hotel dengan tuk tuk karena uda capek berat (harga tuk tuk di sekitar patong around 150-200 bath). Tidak lupa malam ini di tutup dengan pancake with banana and nutella for 50bath only. Nice and Yummy!!
Sebelum kami berangkat menuju our final destination Bangkok, kami menghabiskan setengah hari terakhir kami keliling phuket. Tetap dengan menyewa tuk-tuk kami keliling dari mulai karon beach, kata beach, wat chalong, dan toko oleh2. karon dan kata beach lebih bagus dari pada patong beach. Selain pantainya lebih sepi dan bersih, disana juga tempatnya hotel2 mahal. Dari mulai Hilton, Le Merdien, sampai Holiday Inn. Okeh for honeymooners hehehe. I prefer Kata Beach, tapi yaa itu dia…lebih mahal pastinya. Kalau wat chalong itu temple yang terkenal di kota phuket. Tidak sebagus dan sebesar Grand Palace tentunya. Lalu setengah hari kami selesai, kembali ke hotel untuk cek out dan taksi takes us to airport.
Phuket-Bangkok / FD3030 / 18:15 (TAKE OFF)
See you in Bangkok
Tuesday, April 28, 2009
Thailand trip..start with Phuket
Jakarta-Kuala Lumpur/Air asia/ 06:25-09:25

Then, 12:45 our flight depart
Perbedaan waktu antara Thailand dan Kuala Lumpur adalah satu jam. Waktu di Thailand sama dengan di Jakarta. Kami tiba di Phuket pukul 1:00 siang hari waktu setempat dan itu panas banget. sebelum mendarat dari atas sudah terlihat pantai yang mengelilingi kota tersebut. Yaa…kurang lebih mirip2 kaya di Bali. kita di jemput oleh taksi yang sudah kami pesan sebelumnya. Dan ongkosnya sebesar 600 bath. Dari airport ke Patong (daerah tempat kami menginap) di tempuh selama 45 menit-an. Jalanannya dan keadaan sekitar kota phuket mirip2 juga kya daerah di Indonesia. Cuman yang membedakan tulisannya saja. Hawa nya sama, panas2 juga, orangnya mirip2 juga, jadi kya ga berasa di luar negri heheh. Penginapan kami di patong
bernama Hotel Seven Seas. Hotel nya murah, bersih, pelayanannya ok dan ramah, ada kolam berenang, deket dari pantai patong only 5 minutes walk, tapi sayang ga pake lift dan ga dapet breakfast. But overall, this hotel is recommened banget. Kami memasan hotel ini secara online, untuk 2 malam kami membayar 1800 bath. Dan untuk yang mau breakfast boleh bayar 100 bath person. Breakfastnya sih standart typical American breakfast contain toast, bacon, omelet, and orange juice, tea or coffee. Front desknya Ms. Tamonwan orangnya juga helping banget, dan untungnya bahasa inggrisnya bagus, jadi kalau mau tanya2 sama dia juga gampang. Begitu kami tiba di hotel, kami langsung tanya tour ke phi phi island. Dan dari hotel itu mereka bisa arrange untuk tour ke phi phi island. Dapatlah kita tour ke phi phi island, maya bay dan khai island for one day trip dengan harga 1200 bath including penjemputan, makan siang, dan peralatan snorkeling kecuali fin nya yang harus sewa 100 bath. Setelah urusan booking tour selesai kami akhirnya jalan2 menelusuri daerah patong, jalan kaki, dimulai dari pantainya. Aghhhhh….bagus.!! well so so sih menurut gw pantainya. Tapi gw selalu seneng aja dengan namanya pantai.
Berada di daerah patong beach serasa kaya ada di kuta, bali. tapi kuta, bali juga sebenernya ga kalah bagusnya. di sepanjang jalan patong, ada banyak restaurant seafood, jual2 souvenir, jasa thai massage, MC’D sampe starbucks juga ada (Mc'D di Thailand punya yang namanya pork burger..babi!! hehe). Oh ya gw juga beli bikini seharga 250 bath. (murah banget). kita juga *lagi lagi* cari makan karena *again* laper. Pilihan kami jatuh ke rumah makan Italian and Thai, and we order thin crust margarita pizza, ukuran medium 7 slices dengan pineapple juice with lots of ice on it…segerrr !! enak..enak..enak. setelah selesai menyantap kami kembali ke pantai untuk menikmati sun set dan pemandangan di sekitar sambil duduk. Malam pertama kami di phuket kita pergi ke phuket town. Naik tuk2 two ways for 700 bath plus di tunggu sama abang2nya. Sebernya kita ga terlalu tau banyak apa yang ada di phuket town, tadinya mau nonton cabaret show, tapi mahal. Jadi yang ada kita malah di bawa ke tempat yang banyak jualan souvenir dan makanan pinggir jalan. Yaa itung2 puter2 keliling liat2 phuket..
Selesai hari pertama, sampai besok ya…
Kesialan pertama: handphone gw mati total..mantab!! keilangan signal sama sekali. Ga bisa sms ga bisa telp, ga bisa terima juga. Curiganya gara2 di pesawat menuju KL hp nya g ague matiin, sekedar sotoy mungkin kena radiasi. Sampai di KL network nya ga ke detect sama sekali. Gimana coba kalau dr kantor ada yg nguhubungin gw *sok penting* atau kasih kabar orang rumah kalau gw dalam keadaan baek2 aja, atau sekedar mau sombong kirim mms eh…gw lg liburan loh…hahaha *PRETT*
And guess what…kesialan kedua di hari pertama di phuket….lagi lagi..gue dapet!!!!! Berarti gw ga bisa berenang dan besok gw mesti ke phi2 island yang ga mungkin gw ga maen air. Menstruasi mengacaukan segalanya. Termasuk mood anda!!! Kamprett
